Latest Videos

Promo alat bantu dengar share 1.2

Keluarga anda ada yang mengalami gangguan pendengaran ? sering terjadi salah paham karena masalah gangguan pendengaran ? sulit mendengarmembuat hubungan anda menjadi kurang harmonis??? sudah pakai alat bantu dengar tetapi kalau di tempat ramai alat menjadi kurang bermanfaat... ??? sudah saatnya.. segera gunakan alat bantu dengar share 1.2 ... suara lebih jernih... dengan prosesor terbaru, lebih canggih.. garansi lebih lama... tahan lembab... cocok digunakan bila di tepat ramai sekalipun...

Gangguan pendengaran anak

Tindakan Preventif Gangguan Pendengaran Pada Anak Proses mendengar adalah proses yang sangat penting untuk aktivitas seseorang sehari-hari. Terlebih pentingnya perkembangan pendengaran pada anak-anak yang mempengaruhi faktor perkembangan bicara, bahasa, dan sosial-nya. 

BAYI DENGAN RESIKO TINGGI
* Riwayat gangguan pendegaran herediter
* Infeksi Intra-uterin: TORCH, sifilis
* Anomali kranio-fasial termasuk dengan kelainan bentuk daun dan liang telinga
* BBLR kurang dari 1500 gram
* Hiperbilirubinemia (Bayi Kuning)
* Pengobatan dengan obat ototoksik 
* Meningitis bakteri (Radang Selaput Otak)
* Apgar Score 0-4 dalam 1 menit dan 0-6 dalam 5 menit
* Menggunakan ventilasi mekanik selama 5 hari atau lebih
* Stigmata yang berhubungan dengan sindrom termasuk tuli sensorineural dan konduktif          

 

SKEMA SKRINING PENDENGARAN


Bayi baru lahir dalam Program EHDI (Early Hearing Detection & Intervention) sangat di rekomendasikan untuk mengidentifikasi ada / tidaknya gangguan pendengaran bayi yang baru lahir dengan / tanpa faktor resiko. Bermula dari pemeriksaan OAE (Oto Acoustic Emissions), Jika hasilnya PASS: Harus dilihat adanya faktor resiko / tidak Jika terdapat faktor resiko maka harus dipantau perkembangan Speech & Audiologinya per 6 bulan s/d 3 tahun Bermula dari pemeriksaan OAE (Oto Acoustic Emissions), Jika hasilnya Refer: Pada usia 3 bulan harus di lakukan pemeriksaan, seperti: Otoskopi  Timpanometri OAE (DPOAE) BERA Jika hasil “PASS” dari hasil pemeriksaan diatas tersebut, maka harus dipantau perkembangan Speech & Audiologinya per 6 bulan s/d 3 tahun Jika hasil “REFER” dari hasil pemeriksaan diatas tersebut, maka harus masuk tahap “AUDIOLOGY ASSESSSMENT” atau pemeriksaan audiologi lengkap seperti (BERA / ASSR) Lalu harus di “HABILITASI” pada usia 6 bulan 

KOMPONEN PERKEMBANGAN SISTEM PENDENGARAN
  • Peningkatan ambang respons minimum (nada murni, kata-kata, dan suara)
  • Perkembangan diskriminasi frekuensi (mampu membedakan bunyi dengan berbagai frekuensi)
  • Perkembangan resolusi frekuensi (Tuning Curve lebih tajam) Perkembangan resolusi temporal (mendeteksi jarak waktu antara dua bunyi berurutan) 
  • Peningkatan kemampuan mendeteksi target bunyi dengan adanya suara yang lain.

 
PERKEMBANGAN PROSES PENDENGARAN PADA ANAK
0-4 Bulan : Saat bayi tidur tenang, tiba-tiba terbangun ketika mendengar suara atau bergerak kaget ketika mendengar suara keras 4-7 Bulan: Bayi dapat menoleh bila mendengar suara
7-9 Bulan : Bayi dapat menoleh untuk mencari sumber suara bila diberi stimulus suara
9-13 Bulan : bayi dapat menoleh dan mencari suara yang datang dari arah belakang
13-24 Bulan : Anak dapat mendengar suara bila anda memanggil dari sebelah ruangan dengan langsung datang kepada anda 

RESPON BEHAVIORAL TERHADAP RANGSANG BUNYI SESUAI USIA
0-4 bulan : Bayi terjaga dari tidur dengan bunyi 90 dB SPL (ruang gaduh); 50-70dB SPL (ruang sunyi), Stimulus diberikan 3 inci dari telinga bayi lalu dipertahankan 2-5 detik dan respon terjadi dalam 2 detik (Valid).  3-4 bulan: Bayi mulai dapat menolehkan kepala ke arah bunyi 50-60 dB SPL
Usia 4-7 bulan : Terjadi perkembangan dengan pesat pada sistem visual dan motorik. Bayi dapat menoleh langsung ke bunyi 40-50dB SPL dari sisi samping (tidak bisa arah atas dan bawah)
Usia 7-9 bulan : Fase oral dan visual sangat berperan. Bayi dapat mencari lokasi bunyi 30-40dB SPL dari samping, kemudian menoleh ke arah bawah (Indirect Fixation)
Usia 9-13 bulan : Bayi sangat tertarik kepada lingkungan. Bayi dapat menoleh langsung ke bunyi 25-35dB SPL dari arah samping dan bawah
Usia 13-16 bulan : Anak dapat menoleh langsung ke bunyi 25-30dB SPL dari samping dan bawah, kemudian menoleh ke atas Usia 16-21 bulan: anak dapat menoleh langsung ke bunyi 25-30dB SPL dari arah samping, bawah dan atas
Usia 21-24 bulan : Anak dapat menoleh langsung ke semua sudut arah bunyi 25dB SPL    

KEKERAPAN GANGGUAN PENDENGARAN

 

* 2-4 dari 1000 anak lahir normal dengan tuli sensorineural; meningkat 10 kali jika dirawat di     NICU
* Insiden tuli sensorineural pada bayi prematur : 12%
* Bayi dengan hiperbilirubinemia mempunyai resiko 3% tuli sensorineural
* 50% penderita tuna rungu tidak mempunyai faktor resiko




Sumber : Metodologi Diagnostik Di bidang Audiologi (III) Audiologi Pediatri dan Elektrofisiologi oleh kelompok studi Neurotolodi PP Perhati-KL & Dep THT FKUI -RS Dr. Cipto Mangun kusumo Jakarta

Alat bantu dengar share 1.2


Keluarga ada yang sulit mendengar??

         segera gunakan alat bantu dengar..
  
Sulit mendengar di tempat ramai ??

Pakai alat bantu dengar Full Digital share 1.2 suara lebih Jernih, dapat lebih nyaman berkomunikasi di tempat ramai


sayangi keluarga anda yang mengalami gangguan pendengaran dengan memberikan
alat bantu dengar, untuk hidup yang lebih baik...



coba alat bantu dengar di rumah anda sekarang, klik gambar dan daftar 


http://alatbantudengarku.com/daftarcobaalatdirumah.php


Hubungi Kami Segera


Hubungi Kami Segera
Nama
Tlp / hp
Alat Untuk Siapa?
 Anak dibawah 8thn (tes ASSR) 
 Dewasa/diatas 9thn (tes Audiometri) 
Alamat
Pesan

Training From Interton Denmark with sean Senior Audiologist

Better Hearing Indonesia, Pusat alat bantu dengar... Training From interton, Denmark with Sean Senior Audiologist Gn Resound Asia — di Horison Hotel, Metropolitan Plaza Bekasi Barat.

Harga Alat Bantu Dengar

















Better Hearing Indonesia